Surat Wanifah, kabar terakhir |
Tragisnya hingga tahun 2015 ini, orangtua Wanifah belum menerima surat keterangan dari pihak terkait, baik Kemenlu atau BNP2TKI mengenai nasib anak pertamanya itu. Bahkan orangtua pun tidak pernah mendapat kabar baik melalui surat ataupun telepon dari Wanipah apakah masih hidup atau tidak.
Orangtua hanya mendapat surat terakhir dari Wanipah pada tahun 2013. Surat itu ditulis Wanipah pada 20 November 2013. Dalam surat itu, Wanipah mengabarkan dirinya yang mengaku baik-baik saja.
"Ma, saya dalam keadaan baik dan sehat. Terima kasih atas doanya. Saya sekarang lebih bersabar dan tidak putus asa dalam menghadapi cobaan ini. Karena saya tahu, kalian semua menunggu kepulangan saya," tulis Wanipah dalam secarik kertas yang KORANMIGRAN pada hari Minggu (17/5/2015).
Wanipah juga mengaku, selama menjalani masa tahanan terhitung tanggal 14 Juli 2013, dia mendapat perhatian baik dari perwakilan pemerintah Indonesia di China ataupun kepolisian China.
"Saya sangat berterima kasih atas dukungan dan bantuan yang diberikan oleh pemerintah Indonesia (khususnya konsulat di Shanghai). Pihak kepolisian China juga sangat membantu saya, mereka memberikan keperluan sehari-hari dan makanan. Mereka mengerti karena kami jauh dari keluarga," ungkap Wanipah.Jadi tidaknya pelaksanaan mati, hingga saat ini keluarga tidak mengetahui karena belum ada pemberitahuan dari pemerintah China dan Indonesia. Surat itu menjadi yang terakhir diterima orangtua dan kedua adiknya di Indramayu. Hingga kini, belum ada yang mengetahui persis bagaimana kabar Wanipah.
0 komentar:
Post a Comment